“Bahkan di usia saya, setelah puluhan tahun bekerja, saya tidak pernah berpikir jika saya telah mencapai kesempurnaan.”

Pada tahun 2011, pemilik restoran sushi Sukibayashi Jiro yang berlokasi di Tokyo- Jepang, Jiro Ono, mengatakan hal tersebut kepada dunia lewat sebuah film dokumenter berjudul ‘Jiro Dreams of Sushi’ garapan sutradara David Gelb.

Sontak, pria berusia 94 tahun ini langsung dikenal sebagai koki sushi terbaik di dunia. Bagaimana tidak? Restorannya yang terletak di stasiun kereta bawah tanah di Tokyo ini merupakan restoran sushi satu-satunya dan yang pertama mendapatkan 3 bintang Michelin, rating tertinggi yang diberikan kepada restoran dengan teknik memasak terbaik yang memiliki nilai orisinalitas.

Dibalik tubuhnya yang mungil dan usianya yang tak lagi muda, Jiro dikenal sebagai seorang juru masak yang tidak pernah cepat puas dan pantang menyerah. Bahkan saat ia mendapatkan berbagai pujian serta pengakuan dari berbagai penjuru dunia, sang maestro legendaris ini merasa ia belum pernah  mencapai kesempuraan dalam hidupnya.

“Ketika kita memutuskan untuk menjalani suatu pekerjaan, kita harus membenamkan diri kedalam pekerjaan tersebut. Bahkan di usia saya yang tak lagi muda, saya terus berpikir bagaimana menjadi sempurna setiap harinya,” ucapnya dalam film dokumenter tersebut.

Kendati demikian, restoran yang sudah menggaungkan namanya ini dikabarkan telah kehilangan bintang Michelin yang selama ini melekat pada namanya pada tahun ini. Dilansir dari The Guardian, organisasi yang mengkurasi restoran-restoran terbaik di dunia ini tidak lagi memasukkan Jiro dalam daftar Michelin terbarunya. 

Keputusan tersebut diambil berdasarkan penilaian dari Michelin yang menyatakan bahwa restoran tersebut tidak lagi menerima pemesanan tempat untuk publik melainkan untuk masyarakat dari kalangan tertentu.

“Kami menyadari Sukibayashi Jiro tak lagi menerima pesanan dari masyarakat umum, sehingga sistem penilaian kami tidak bisa lagi mengikutsertakan mereka. Kami hanya menyusun peringkat restoran yang dapat didatangi oleh orang dari latar belakang manapun,” ucap juru bicara Michelin saat dikonfirmasi oleh The Guardian.

Namun, kehilangan tiga bintang Michelin bukanlah sebuah tantangan yang besar bagi restoran yang sudah berdiri sejak tahun 1965 ini. Dilansir dari CNN.com, mayoritas pengunjung restoran ini adalah pelanggan tetap, selebriti, kepala negara dan para sosialita kelas atas. Salah satunya adalah mantan presiden AS, Barack Obama.

Bagaimana tidak? Bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian omakase (makanan yang disajikan langsung oleh chef tepat dihadapan pengunjung) harus rela merogoh kocek sebesar 40 ribu Yen atau setara Rp 5,1 juta per orang dan mengantri untuk mereservasi tempat paling tidak sebulan sebelum berkunjung.

Terlepas dari pencabutan bintang Michelin ini, Sukibayashi Jiro kini berganti strategi bisnis menjadi eksklusif. Kendati demikian, restoran tersebut masih merupakan satu-satunya restoran sushi yang paling legendaris di Jepang dan Jiro merupakan chef susi terbaik yang diakui dunia. Hanya saja, untuk mencicipi dan berkunjung ke tempat ini menjadi sedikit sulit untuk diwujudkan.