Bulan Ramadan tentu tidak hanya dijalankan oleh warga negara Indonesia. Masih banyak negara lain dengan masyarakat pemeluk agama Islam yang juga menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Contoh, India, China, Timur Tengah, Lebanon, dan sebagainya. Jika di Indonesia terdapat istilah takjil, atau makanan ringan yang disantap saat berbuka puasa (kolak pisang, es cendol, kue lapis, dll.) maka di negara-negara lain juga ada makanan khas Ramadan yang tidak kalah lezat. Penasaran? Langsung saja cek makanan khas Ramadan di 5 Negara berikut ini.

India – Kothu Paratta

Paratta itu sendiri merupakan roti goreng berbentuk pipih yang dijadikan makanan pokok sebagian penduduk di negara Asia bagian selatan (India, Sri Lanka, Nepal). Sedangkan Kothu Paratta adalah roti goreng yang dicincang dan dimasak bersama dengan telur, sayuran, dan salna (sejenis saus pedas). Biasanya Kothu Paratta ini banyak ditemukan di pinggir jalan menjelang berbuka puasa dan dijadikan menu wajib berbuka oleh sebagian besar penduduk di India. Dikatakan juga rasanya agak pedas dan juga gurih.

China – Paomo

Jangan salah, meskipun Cina terkenal dengan penduduknya yang beretnis Tionghoa, tetapi masih banyak penduduk Muslim yang menjalankan ibadah puasa di negara ini. Salah satu menu makanan berbuka yang terkenal di Cina (khususnya di wilayah Xi’an) adalah Paomo. Paomo merupakan sup daging kambing atau domba yang disajikan dengan potongan roti, atau kadang bisa juga digantikan dengan daging sapi. Banyak restoran halal di Xi’an yang menghidangkan makanan ini untuk dinikmati bareng keluarga ataupun kerabat dekat.

 Maroko – Harira

Harira ini merupakan makanan khas penduduk negara-negara di Afrika Utara, khususnya Maroko. Makanan ini merupakan sup rebusan dari daging domba yang dipercaya berasal dari daerah Maghreb. Umumnya, Harira dimasak dengan cincangan daging domba, tomat, chickpea, dan rempah-rempah. Makanan ini mengandung kalori dan gizi yang cukup tinggi sehingga sangat tepat untuk dijadikan menu utama berbuka puasa di Maroko. Beberapa gerai yang menjual makanan ini biasanya mengkreasikannya dengan mie atau isian lainnya.

Turki – Kunafa

Kunafa atau Kanafeh merupakan salah satu makanan khas dari negara Timur Tengah seperti Iran, Irak, Mesir dan Turki. (negara-negara di Asia Barat Daya). Rasa dari makanan ini biasanya manis, buttery, dan melted di lidah karena menggunakan keju sebagai bahan utamanya. Nah, makanan ini menjadi makanan khas berbuka puasa khususnya di Turki. Kunafa sering dijajakan di pinggir jalan menjelang waktu berbuka. Jika kamu penasaran akan cita rasanya, kamu juga bisa langsung mencicipi makanan manis ini di beberapa kafe khas Turki di Jakarta.

Lebanon – Batata Harra

Kalau biasanya orang Eropa menyebut makanan ini dengan French Fries, maka penduduk Lebanon punya nama tersediri untuk menu yang satu ini. disebut dengan Batata Harra, kentang goreng pedas ini merupakan hidangan khas negara Lebanon. Oh iya, cara membuatnya juga cukup sederhana, tinggal menyiapkan kentang, paprika merah, ketumbar, cabai, dan bawang putih yang kemudian digoreng dengan minyak zaitun. Seringkali makanan ini ditambah dengan irisan daun ketumbar untuk menambah cita rasa aromanya.

Baca juga: 5 Kafe untuk Menyantap Takjil Kekinian di Jakarta